Budidaya Jamur Tiram Menjanjikan

Palembang (ANTARA News) - Menekuni usaha budidaya jamur tiram di Palembang cukup menjanjikan keuntungan karena peminatnya tergolong banyak.
"Hasil budidaya jamur tiram pemasarannya tidak sulit karena peminatnya cukup banyak, tidak hanya kalangan masyarakat umum tetapi juga pengusaha rumah makan," kata Enny, pengusaha budidaya jamur tiram ketika ditemui di Pasar Tani Simpang Kenten Luat, Palembang, Minggu.
Menurut dia, pemasaran jamur tiram
sebagai bahan sayuran itu selain dengan mengantarkan langsung ke
pelanggan yang adalah pemilik rumah makan, juga menjual secara eceran
di pasar tani tersebut.
"Sekarang ini omzet penjualan jamur
tiram masih pada kisaran 25 hingga 30 kilogram per hari, karena
budidayanya belum dikelola secara besar-besaran," katanya.
Budidaya jamur tiram ini masih
dikelola sebagai usaha keluarga, belum mempekerjakan pihak lain,
sehingga hasilnya masih terbatas, katanya.
Ia mengaku ada keinginan melakukan budidaya secara besar-besaran, tetapi masih terbentur masalah keterbatasan modal usaha.
Menurut dia, kalau ada pihak yang
membantu modal usaha (bapak angkat-red), diyakini budidaya jamur tiram
ini akan berkembang pesat, karena peminatnya cukup banyak dan sudah
dikenal di kalangan masyarakat luas.
Di samping itu, kata dia, harga
jual jamur tiram terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah, yakni pada
kisaran Rp30 ribu per kilogram.
Ia menambahkan, selain khusus
melakukan usaha budidaya jamur tiram yang telah ditekuni sejak beberapa
tahun lalu, pihaknya juga menyediakan bibit jamur serta membuka
pelatihan bagi warga yang tertarik membudidayakan jenis jamur tersebut.
(mhd)
Sumber : antara.com
Video Streaming








