Kemenkop akan optimalkan gerakan koperasi

JAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Koperasi dan UKM akan mengoptimalkan
peranan gerakan koperasi untuk memperluas jangkauan dan penyauran
kredit usaha rakyat (KUR) di samping tugas utama tetap dibebankan
kepada 19 bank, termasuk 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Gerakan koperasi tersebut adalah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin)
maupun koperasi unit desa (KUD) yang mempunyai wilayah operasional
lebih luas menyentuh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) jika
dibandingkan dengan perbankan BUMN.
Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan, mengatakan sebelum personil
gerakan koperasi dilibatkan dalam pelayanan akses KUR, khususnya
debitor berpredikat pelaku usaha mikro dan kecil, akan dibekali dengan
pelatihan.
”Ke depan, kami tidak hanya mengandalkan perbankan untuk mencari
debitor, tetapi melibatkan gerakan koperasi yang umumnya beranggotakan
pelaku usaha mikro dan kecil sebagai sasaran utama dari program KUR,”
tandas Sjarifuddin Hasan.
Untuk lebih mengoptimalkan penggunaan dana oleh debitor, Kementerian
Koperasi juga akan memberikan pelatihan manajemen. Hal ini dimaksudkan
agar pemanfaatan kredit bisa lebih terarah dan tepat guna setelah
merreka menerima dananya.
Sebelumnya Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat, Ferari Romawai
meminta agar pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM
juga melibatkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam penyebaran debitor
KUR.(msb)
Berita "Pebiayaan UMKM" Lainnya
HIPMI Usulkan Kenaikan Batas Pajak UMKM |
KUR berpotensi digelar di Papua |
Kemenkop minta tambah dana Rp 1,7 triliun |
BCA Targetkan Kredit UMKM Rp 3,3 Triliun di 2010 |
Video Streaming








